Gruppled - Help Select
Tampilkan postingan dengan label TUGAS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TUGAS. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Desember 2014

KOMPONEN KOMUNIKASI DATA

  PENGERTIAN
Komunikasi data adalah bagian telekomunikasi yang berkenaan dengan tranmisi atau perpindahan data dan informasi antara komputer dan peranti lain dalam bentuk data digital. data tersendiri adalah "sebuah gambaran dari kenyataan, konsep / intruksi dalam bentuk format yang sesuai untuk komunikasi interpretasi atau proses oleh manusia atau oleh peralatan otomastis". Sedangkan informasi adalah "hasil dari data yang telah mengalami proses pengolahan data".
·         METODE
Dalam melakukan prosesnya, pertukaran informasi dalam bentuk komunikasi antara pihak pengirim dan penerima informasi dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
SIMPLEX

Metode simplex adalah metode komunikasi satu arah saja, contohnya adalah pada proses pengiriman informasi melalui perangkat broadcast seperti : radio, televisi, dll

HALF DUPLEX

Metode half duplex adalah metode komunikasi dua arah namun tidak dapat dilakukan pada saat yang bersamaan sehingga perlu bergantian, contohnya adalah komunikasi pada handy talky


FULL DUPLEX



Metode full duplex adalah metode komunikasi dua arah namun berbeda halnya dengan half duplex. Metode full duplex dapat dilakukan komunikasi dua arah secara bersamaan, contohnya penggunaan telepon

·         KOMPONEN
komponen komunikasi data terdiri dari 5 komponen yang saling melengkapi ketika proses melakukan informasi

1. SUMBER (SOURCE)
Alat atau piranti yang membangkitkan atau mengirim data atau informasi yang akan ditransmisikan

2. PENGIRIM (TRANSMITTER)
alat yang digunakan untuk memproses data atau informasi yang berasal dari source agar dapat disalurkan ke media transmisi

3. SISTEM TRANSMISI
berupa jalur tunggal atau jalur kompleks yang menghubungkan sistem dengan tujuan

4. PENERIMA (RECEIVER)
alat untuk menerima sinyal dari sistem transmisi dan memproses menjadi informasi yang ditangkap oleh tujuan

5. TUJUAN (DESTINATION)
menangkap informasi yang dihasilkan penerima, informasi yang diterima perangkat tujuan selanjutnya diubah menjadi jenis informasi sama dengan informasi yang dikirimkan

beberapa komunikasi dapat dibedakan berdasarkan informasi yang ditumpangkannya yaitu sebagai berikut :
1. komunikasi audio, yaitu jenis komunikasi dengan informasi yang ditumpangkannya berupa suara, contohnya : radio broadcast
2. komunikasi video, yaitu jenis komunikasi dengan informasi yang ditumpangkannya berupa video, contohnya : iklan big screen dikeramaian
3. komunikasi audio video, yaitu jenis komunikasi dengan informasi yang ditumpangkannya berupa perpaduan antara gambar dan suara, contohnya : televisi
4. komunikasi data, yaitu jenis komunikasi dengan informasi yang ditumpangkannya berupa data – data sinyal digital, contohnya : aplikasi internet networking

PRINSIP KERJA JARINGAN KOMPUTER

Jaringan komputer mempunyai sistem kerja yang saling berhubungan satu dengan yang lain. Prinsip kerja suatu jaringan komputer antara lain :
1.      Metode Pengiriman dan Penerimaan Data
Pengiriman dan penerimaan data pada jaringan dapat dibedakan menjadi :
·         Transmisi Unicast       : Paket data dikirimkan dari satu komputer ke satu alamat tujuan.
·         Transmisi Multicast   : Paket data dari komputer pengirim disalin dan dikirimkan ke beberapa alamat tujuan dalam  kelompok.
·         Transmisi Broadcast  : Paket data dari alamat pengirim disalin dan dikirimkan ke semua alamat tujuan dalam jaringan.

2. Keamana Data dalam Jaringan
Terdapat 2 bentuk aktivitas terhadap jaringan komputer, yaitu “Hacking” dan “Cracking”. Hacking adalah usaha memasuki sebuah jaringan dengan maksud mengeksplorasi ataupun mencari kelemahan sistem jaringan secara ilegal. Cracking adalah usaha memasuki sebuah jaringan secara ilegal dengan maksud mencuri, mengubah, dan menghancurkan file atau data yang disimpan di komputer-komputer yang ada jaringan tersebut. Pelaku Hacking disebut Hacker, sedangakan pelaku Craking disebut Cracker.
Ada beberapa metode atau cara kerja yang digunakan hacker dan cracker untuk menyusup ke sebuah jaringan komputer  antara lain :
·         Spoofing
Memalsukan identitas user sehingga hacker dapat login ke sebuah jaringan komputer secara ilegal.
·         Scanner
Menggunakan sebuah program yang secara otomatis akan mendeteksi kelemahan sistem keamanan sebuah jaringan komputer  di jaringan komputer lokal ataupun komputer di jaringan lain.
·         Sniffer
Penganalisis jaringan dan bekerja untuk monitor jaringan komputer
·         Password Cracker
Dapat membuka password yang sudah dienkripsi (dikodekan).
·         Destructive Device
Program ini berupa virus yang dibuat untuk menghancurkan data-data

Dibawah ini juga terdapat beberapa teknik pengamanan data antara lain :
·         Internet Firewall
Berfungsi untuk mencegah akses pihak dari luar ke sistem internal
·         Kriptografi
Ada 2 proses dalam kriptografi yaitu proses “enkripsi” dan “dekripsi“. Proses enkripsi adalah proses mengubah data asli menjadi  data sandi. Proses dekripsi adalah proses mengembalikan data sandi menjadi data asli
·         Secure Socket Layer ( SSL )

Berfungsi untuk menyandikan data. Dengan cara ini, komputer yang berada di antara komputer pengirim dan penerima tidak dapat lagi membaca isi data.

KEBUTUHAN SERVER UNTUK LALU LINTAS DAN APLIKASI JARINGAN KOMPUTER

         Untuk menetapkan spesifikasi PC yang dibutuhkan untuk server kita. Hal ini tergantung pada kebutuhan sumber daya yang kita kelola dengan server tersebut. Spesifikasi terbaik mungkin secara sederhana dapat ditetapkan untuk jangka waktu minimal satu tahun. Upgrade ke spesifikasi yang lebih tinggi dalam waktu kurang dari dua belas bulan bisa jadi membutuhkan biaya mahal. Kebutuhan sumber daya akan ditentukan oleh faktor – faktor misalnya bahasa pemrograman yang digunakan untuk mengembangkan website, lalu lintas yang diharapkan, ruang penyimpanan data, proses akan ditangani oleh situs, jenis keamanan dan hal – hal terkait lainnya.
Jika dilihat dari fisiknya, hardware server dapat dibagi menjadi dua yaitu :

1.      Dedicated server
Deicated server merupakan mesin yang secara khusus dirancang oleh vendor, baik secara fisik maupun fungsi untuk aplikasi tertentu. Masin ini mempunyai spesifikasi yang maksimal sehingga dapat memberikan layanan terbaik kepada client yang memanfaatkan layanannya.
2.      PC Server,
PC server merupakan komputer yang difungsikan sebagai penyedia aplikasi untuk keperluan jaringan komputer, misalnya mengatur lalu lintas, atau menyediakan layanan – layanan tertentu (file, web, email, dsb.). Untuk keperluan ini, spesifikasi PC harus diperhatikan. Karena jika spesifikasi kurang mendukung maka fungsi layanan dalam jaringan tersebut akan terganggu. Secara sederhana biasanya ditentukan spesifikasi server satu tingkat diatas client.

Untuk PC server, selain memiliki spesifikasi standar pada bagian input dan outputnya, suatu mesin server harus memiliki spesifikasi yang sesuai pada bagian pengolah datanya, terutama kapasitas kerja dari CPU dan memory (RAM). Hal tersebut bisa bergantung pada sistem operasi dan aplikasi yang akan membebaninya.

Contoh rekomendasi spesifikasi server yang disarankan oleh Operating Sistem Windows Server 2003 ditunjukkan tabel 1 untuk spesifikasi CPU dan tabel 2 untuk RAM

Hendaknya sebelum kita melaksanakan instalasi jaringan, terlebih dahulu kita mempersiapkan Hardware & software yang akan tersambung di dalam lingkup jaringan tersebut. Beberapa langkah persiapan yang diperlukan adalah :
 1. PC Server, spesifikasi minimal yang disarankan :
 a. Hardware :
Spesifikasi hardware Komputer Server untuk Billing System :
§  Prosesor Intel Dual Core (2.6 Ghz) TRAY
§  Mainboard ASUS/Gigabyte/ECS
§  Memory DDR2 V-gen 2 Gb
§  Harddisk 80 Gb Seagate/Maxtor/Samsung SATA
§  Keyboard + Mouse Simbadda
§  Casing ATX 450w + 2 FAN CPU
§  LCD Monitor LG/Samsung Wide Screen 17″
§  DVD-RW Samsung
Mikrotik OS :
·         Prosesor Intel Pentium 4 (2.4 Ghz) TRAY
·         Mainboard ASUS/Gigabyte/ECS
·         Memory DDR2 V-gen 1 Gb
·         Harddisk Seagate/Maxtor 40Gb Type IDE
·         Casing ATX 450W + 2 FAN CPU
·         Ethernet/LAN Card tambahan 1 buah
·         License Mikrotik OS Level 


APLIKASI SERVER
Aplikasi server digunakan untuk melayani berbagai kebutuhan client yang ada dalam jaringan tersebut. Jaringan yang dimaksud dapat berukuran kecil (LAN), menengah (MAN) maupun jaringan besar (WAN – Internet). Sehingga pemilihan aplikasi, baik jenis maupun versinya, juga harus memperhatikan ukuran jaringa tersebut.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah keperluan aplikasi tersebut, apakah digunakan untuk penyedia layanan atau sebagai pengelola lalu lintas jaringan. Dari kategori tersebut dapat dikategorikan aplikasi server berdasarkan keperluannya yaitu :
1.      Aplikasi penyedia / penunjang layanan jaringan komputer
Aplikasi jenis ini misalnya : DNS server, Proxy server, Web, Database server, DHCP server, Mail server, ssh server, file – printer server, ftp server, dsb. Aplikasi – aplikasi ini akan melayani client sesuai dengan kebutuhannya. Seringkali satu server harus menjalankan berbagai aplikasi server, atau hanya satu aplikasi saja yang dijalankan.
2.      Aplikasi pengelola lalu lintas jaringan
Aplikasi jenis ini misalnya : monitoring trafic, routing, menejemen jaringan (mis.User account, password).




Analisa Hardware jaringan komputer

1. Komputer

2. LAN Card

antar komputer dalam jaringan. Fungsi LAN Card sangat vital, sehingga apabila terjadi permasalahan pada LAN Card maka komunikasi antar komputer menjadi terganggu bahkan terputus.


3. Kabel jaringan UTP (Unshielded Twisted Pair)

Kabel jaringan UTP berguna untuk menghubungkan antar LAN Card pada komputer yang satu dengan komputer yang lainnya dalam jaringan atau menghubungkan LAN Card pada komputer dengan HUB atau Switch Hub atau Router.

4. Konektor RJ45

RJ45 untuk dipasangkan pada kedua ujung kabel UTP sebagai penghubung antar kabel dengan LAN Card.

5. HUB

Dalam sebuah jaringan besar HUB mempunyai pernan penting karena berfungsi sebagai pusat komunikasi antar komputer yang terhubung melalui HUB tersebut dengan membagi bandwitchnya. Apabila HUB mengalami masalah atau kendala, maka komunikasi dalam jaringan terputus sehingga proses pengiriman dan penerimaan data antara komputer tidak bisa berjalan.

6. MODEM

Perangkat optional ini digunakan jika ingin menghubungkan jaringan ke Internet, modem dikoneksikan dengan jaringan lain tergantung dari layanannya.

7. PRINTER DAN SCANER

Sebagai alat pelengkap untuk mencetak maupun memindai gambar maupun dokumen dari hasil yang sudah dicetak.

Kamis, 14 Agustus 2014

PENGERTIAN MIKROKONTROLER

Mikrokontroler adalah sebuah chip yang berfungsi sebagai pengontrol rangkaian elektronik dan umunya dapat menyimpan program didalamnya. Mikrokontroler umumnya terdiri dari CPU (Central Processing Unit), memori, I/O tertentu dan unit pendukung seperti Analog-to-Digital Converter (ADC) yang sudah terintegrasi di dalamnya. Kelebihan utama dari mikrokontroler ialah tersedianya RAM dan peralatan I/O pendukung sehingga ukuran board mikrokontroler menjadi sangat ringkas. Mikrokontroler MCS51 ialah mikrokomputer CMOS 8 bit dengan 4 KB Flash PEROM (Programmable and Erasable Only Memory) yang dapat dihapus dan ditulisi sebanyak 1000 kali. Mikrokontroler ini diproduksi dengan menggunakan teknologi high density non-volatile memory. Flash PEROM on-chip tersebut memungkinkan memori program untuk diprogram ulang dalam sistem (in-system programming) atau dengan menggunakan programmer non-volatile memory konvensional. Kombinasi CPU 8 bit serba guna dan Flash PEROM, menjadikan mikrokontroler MCS51 menjadi microcomputer handal yang fleksibel. Bentuk Fisik Mikrokontroler Keluarga MCS51 40 Pin Arsitektur perangkat keras mikrokontroler MCS51 mempunyai 40 kaki, 32 kaki digunakan untuk keperluan 4 buah port pararel. 1 port terdiri dari 8 kaki yang dapat di hubungkan untuk interfacing ke pararel device, seperti ADC, sensor dan sebagainya, atau dapat juga digunakan secara sendiri setiap bitnya untuk interfacing single bit septerti switch, LED, dll. Karakteristik lainya dari mikrokontroler MCS51 sebagai berikut : Low-power 32 jalur masukan/keluaran yang dapat diprogram* Dua timer counter 16 bit RAM 128 byte Lima interrupt Tidak seperti sistem komputer, yang mampu menanganiberbagai macam program aplikasi (misalnya pengolah kata, pengolah angkadan lain sebagainya), mikrokontroler hanya bisa digunakan untuk suatu aplikasi tertentu saja (hanya satu program saja yang bisa disimpan). Perbedaan lainnya terletak pada perbandingan RAM dan ROM. Pada sistem komputer perbandingan RAM dan ROM-nya besar, artinya program-program pengguna disimpan dalam ruang RAM yang relatif besar, sedangkan rutin-rutin antarmuka perangkat keras disimpan dalam ruang ROM yang kecil. Sedangkan pada Mikrokontroler, perbandingan ROM dan RAM-nya yang besar, artinya program kontrol disimpan dalam ROM (bisa Masked ROM atau Flash PEROM) yang ukurannya relatif lebih besar, sedangkan RAM digunakan sebagai tempat penyimpan sementara, termasuk register-register yang digunakan pada mikrokontroler yang bersangkutan. Kelebihan Sistem Dengan Mikrokontroler Penggerak pada mikrokontoler menggunakan bahasa pemograman assembly dengan berpatokan pada kaidah digital dasar sehingga pengoperasian sistem menjadi sangat mudah dikerjakan sesuai dengan logika sistem (bahasa assembly ini mudah dimengerti karena menggunakan bahasa assembly aplikasi dimana parameter input dan output langsung bisa diakses tanpa menggunakan banyak perintah). Desain bahasa assembly ini tidak menggunakan begitu banyak syarat penulisan bahasa pemrograman seperti huruf besar dan huruf kecil untuk bahasa assembly tetap diwajarkan. Mikrokontroler tersusun dalam satu chip dimana prosesor, memori, dan I/O terintegrasi menjadi satu kesatuan kontrol sistem sehingga mikrokontroler dapat dikatakan sebagai komputer mini yang dapat bekerja secara inovatif sesuai dengan kebutuhan sistem. Sistem running bersifat berdiri sendiri tanpa tergantung dengan komputer sedangkan parameter komputer hanya digunakan untuk download perintah instruksi atau program. Langkah-langkah untuk download komputer dengan mikrokontroler sangat mudah digunakan karena tidak menggunakan banyak perintah. Pada mikrokontroler tersedia fasilitas tambahan untuk pengembangan memori dan I/O yang disesuaikan dengan kebutuhan sistem. Harga untuk memperoleh alat ini lebih murah dan mudah didapat.

Sabtu, 17 Mei 2014

SISTEM KOMPUTER : ELEMEN - ELEMEN SISTEM KOMPUTER



1. ELEMEN SISTEM KOMPUTER
a.   Hardware
  1. Pengertian Hardware atau Perangkat Keras adalah komponen pada komputer yang dapat terlihat dan disentuh secara fisik. Jadi, rupa secara fisik dari komputer dapat kita sebut sebagai Hardware atau Perangkat Keras.
b.   Software
b.      Pengertian Software atau Perangkat Lunak adalah data-data yang terdapat pada sebuah komputer yang doformat kemudian disimpan secara digital. Bisa dibilang bahwa Software merupakan komponen yang tidak terlihat secara fisik, tetapi terdapat dalam sebuah komputer.
c.    Brainware
c.       Pengertian Brainware atau Perangkat Manusia adalah orang yang menggunakan atau mengoprasikan komputer. Contoh dari Brainware adalah Programmer, Netter (sebutan bagi orang yang sedang melakukan surfing di Internet), dan orang-orang yang sedang menggunakan komputer.
2. JENIS-JENIS HARDWARE
  • Input Device
Input Device adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk memasukkan data atau perintah ke dalam komputer. Perangkat masukkan menerima input dari luar sistem dapat berupa Signal Input atau Maintanance Input. Signal Input berupa data yang di masukkan ke dalam sistem komputer, Maintanance Input berupa program yang di gunakan untuk mengolah data yang di masukkan.
Ø  Mouse komputer adalah suatu benda yang dicolokkan ke dalam lubang di belakang komputer Anda dan digunakan sebagai penunjuk dan peng-klik dalam menggunakan komputer.
Ø  Key board adalah perangkat keras pada komputer yang berbentuk papan dengan berbagai macam fungsi perintah yang selanjutnya dikirim ke perangkat CPU. Keyboard terdiri dari banyak tombol ketik dengan simbol masing-masing.
Ø  Scanner adalah alat yang digunakan untuk mengambil gambar benda atau foto dan menyimpannya dalam format digital berupa file di dalam komputer.
Ø  Trackball adalah alat penunjuk arah yang berbentuk bulat seperti bola, cara menggunakannya tinggal di geser sesuai arah yang di inginkan kurang lebih sama seperti trackpad.
Ø  Joystick adalah alat masukan komputer yang berwujud tuas yang dapat bergerak ke segala arah. Alat ini dapat mentransmisikan arah sebesar dua atau tiga dimensi ke komputer. Alat ini umumnya digunakan sebagai pelengkap untuk memainkan permainan video  yang dilengkapi lebih dari satu tombol.
Ø  Touchscreen adalah disebut juga layar sentuh atau touchpanel, merupakan sebauh layar khusus yang dapat menerima perintah dengan cara disentuh, kebanyakan menyentuhnya menggunakan jari-jari tangan, dan sekaligus menampilkan informasi yang diinginkan.
Ø  Light pen adalah pointer elektronik yang digunakan untuk modifikasi dan men-design gambar dengan screen (monitor). Light pen memiliki sensor yang dapat mengirimkan sinyal cahaya ke komputer yang kemudian dorekam, dimana layar monitor bekerja dengan merekam enam sinyal elektronik setiap baris perdetik.
Ø  Microphone adalah alat yan digunakan untuk mengubah sinyal suara mejadi sinyal elektrik yang selanjutnya suara akan diubah menjadi data dan menjadi file dengan format tertentu.
Ø  Kamera digital adalah alat untuk membuat gambar dari obyek untuk selanjutnya dibiaskan melalui lensa kepada sensor CCD (ada juga yang menggunakan sensr CMOS) yang hasilnya kemudian direkam dalam format digital ke dalam media simpan digital.
Ø  Tablet grafis (Inggris: Graphic Tablet) adalah perangkat keras peranti masukankomputer yang membolehkan pemakainya untuk menggambar dengan tangan dan memasukkan gambar atau sketsa langsung ke komputer, layaknya menggambar di atas kertas menggunakan pensil.
Ø  Barcode Reader adalah alat yang digunakan untuk membaca kode barcode. Tanpa kita sadari, bahwa setiap hari kita dapat menemui barcode pada barang-barang yang kita gunakan sehari-hari. Misalnya seperti pada pasta gigi, sabun, makanan-makanan ringan dan lain-lain.

  • Output Device
Output Device adalah perangkat keras komputer yang berfungsi / perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data.Keluaran dapat berupa Hardcopy (hasil di kertas), Softcopy (ke monitor) atapun berupa suara (voice).
Ø  Monitor adalah salah satu jenis soft-copy device, karena keluarannya adalah berupa sinyal elektronik, dalam hal ini berupa gambar yang tampil di layar monitor. Gambar yang tampil adalah hasil pemrosesan data ataupun informasi masukan. Monitor memiliki berbagai ukuran layar seperti layaknya sebuah televisi. Tiap merek dan ukuran monitor memiliki tingkat resolusi yang berbeda.
Ø  Proyektor LCD adalah suatu jenis proyektor video untuk menampilkan video, gambar atau data komputer di layar atau permukaan datar lainnya. Ini adalah analog modern dari proyektor slide atau proyektor overhead.
Ø  Printermerupakan salah satu hardware output komputer yang berfungsi mencetak yang tampil dilayar monitor menjadi tampilan di lebar kertas.
Ø  Speaker adalah sebuah perangkat elektronika yang mempunyai fungsi untuk mengubah arus listrik menjadi sinyal suara yang dapat kita dengar.
·         Peripheral
Peripheral yaitu peralatan yang tidak mesti ada dalam mengoperasikan komputer tetapi diperlukan untuk kegiatan tertentu.
Ø Networking Adapter untuk membangun jaringan komputer
Ø Modem, untuk koneksi internet melalui jaringan komputer
Ø TV Card, untuk menampilkan tayangan televisi pada komputer
Ø Video Card, sebagai penghubung komputer dengan video display seperti monitor & LCD
Ø Sound Card, interface antara CPU dengan audio seperti mic dan speaker
3. CENTRAL PROCESSING UNIT (CPU)
CPU merupakan komponen terpenting dari sistem komputer.CPU adalah komponen pengolah data berdasarkan instruksi – instruksi yang diberikan kepadanya.CPU terdiri dari dua bagian utama yaitu unit kendali (control unit) dan unit aritmatika dan logika (ALU). Disamping itu, CPU mempunyai beberapa alat penyimpan yang berukuran kecil yang disebut register.
• Unit Kendali (Control Unit), bertugas mengontrol operasi CPU dan secara keselurahan mengontrol komputer sehingga terjadi sinkronisasi kerja antar komponen dalam menjalankan fungsi – fungsi operasinya. Termasuk dalam tanggung jawab unit kontrol adalah mengambil instruksi –instruksi dari memori utama dan menentukan jenis instruksi tersebut.
• Arithmetic and Logic Unit (ALU), bertugas membentuk fungsi – fungsi pengolahan data komputer. ALU sering disebut mesin bahasa (machine language) karena bagian ini mengerjakan instruksi – instruksi bahasa mesin yang diberikan padanya. Seperti istilahnya, ALU terdiri dari dua bagian, yaitu unit arithmetika dan unit logika boolean, yang masing – masing memiliki spesifikasi tugas tersendiri.
• Register adalah media penyimpan internal CPU yang digunakan saat proses pengolahan data. Memori ini bersifat sementara, biasanya digunakan untuk menyimpan data saat diolah ataupun data untuk pengolahan selanjutnya.
• CPU Interconnections adalah sistem koneksi dan bus yang menghubungkan komponen internalCPU, yaitu ALU, unit kontrol dan register – register dan juga dengan bus – bus eksternal CPU yang menghubungkan dengan sistem lainnya, seperti memori utama, piranti masukan/keluaran.

Fungsi CPU
CPU berfungsi seperti kalkulator, hanya saja CPU jauh lebih kuat daya pemrosesannya. Fungsi utama dari CPU adalah melakukan operasi aritmatika dan logika terhadap data yang diambil dari memori atau dari informasi yang dimasukkan melalui beberapa perangkat keras, seperti papan ketik,pemindai, tuas kontrol, maupun tetikus. CPU dikontrol menggunakan sekumpulan instruksi perangkat lunak komputer.Perangkat lunak tersebut dapat dijalankan oleh CPU dengan membacanya dari media penyimpan, seperti cakram keras, disket, cakram padat, maupun pita perekam. Instruksi-instruksi tersebut kemudian disimpan terlebih dahulu pada memori fisik (RAM), yang mana setiap instruksi akan diberi alamat unik yang disebut alamat memori. Selanjutnya, CPU dapat mengakses data-data pada RAM dengan menentukan alamat data yang dikehendaki.
Saat sebuah program dieksekusi, data mengalir dari RAM ke sebuah unit yang disebut dengan bus, yang menghubungkan antara CPU dengan RAM. Data kemudian didekode dengan menggunakan unit proses yang disebut sebagai pendekoder instruksi yang sanggup menerjemahkan instruksi. Data kemudian berjalan ke unit aritmatika dan logika (ALU) yang melakukan kalkulasi dan perbandingan. Data bisa jadi disimpan sementara oleh ALU dalam sebuah lokasi memori yang disebut dengan register supaya dapat diambil kembali dengan cepat untuk diolah. ALU dapat melakukan operasi-operasi tertentu, meliputi penjumlahan, perkalian, pengurangan, pengujian kondisi terhadap data dalam register, hingga mengirimkan hasil pemrosesannya kembali ke memori fisik, media penyimpan, atau register apabila akan mengolah hasil pemrosesan lagi. Selama proses ini terjadi, sebuah unit dalam CPU yang disebut dengan penghitung program akan memantau instruksi yang sukses dijalankan supaya instruksi tersebut dapat dieksekusi dengan urutan yang benar dan sesuai.
Fungsi CPU adalah penjalankan program – program yang disimpan dalam memori utama dengan cara mengambil instruksi – instruksi, menguji instruksi tersebut dan mengeksekusinya satu persatu sesuai alur perintah. Untuk memahami fungsi CPU dan caranya berinteraksi dengan komponen lain, perlu kita tinjau lebih jauh proses eksekusi program. Pandangan paling sederhana proses eksekusi program adalah dengan mengambil pengolahan instruksi yang terdiri dari dua langkah, yaitu : operasi pembacaan instruksi (fetch) dan operasi pelaksanaan instruksi (execute).
RAM
RAM atau Random Acces Memory terdiri dari sekumpulan chip-chip. Penggunaan RAM adalah untuk menampung data yang diproses, instruksi program untuk memproses data, data yang telah diproses dan sedang menunggu untuk dikirim sebagai output, serta juga menampung instruksi sistem operasi pengontrol fungsi dasar dari komputer.
Di dalam RAM semua data dan instruksi ditampung secara temporer, tergantung dengan data yang diproses. Ketika RAM dicabut dari Mainboard saat daya mati maka semua data dan instruksi yang ada di dalamnya akan hilang secara permanen.

Kapasitas RAM sangat bervariasi dalam komputer, dalam hal ini kapasitas sangat penting karena menentukan seberapa banyak data yang bisa diproses dalam waktu yang sama dan seberapa besar program yang bisa menempatinya.sistem operasi komputerlah yang bertugas membagi penggunaan RAM agar bisa menjalankan programn dengan baik.

ROM
Read Only Memory (ROM) merupakan kumpulan chip yang berisi bagian dari sistem operasi yang dibutuhkan saat komputer dinyalakan. ROM tidak dapat ditulisi atau diubah isinya oleh pengguna.ROM dibuat dengan sistem instruksi dan program yang sudah disimpan dan diisikan oleh pabrik pembuatnya.Untuk mengganti isinya adalah dengan menggantinya dengan ROM yang baru.

ROM biasa digunakan dalam komputer untuk penyimpan BIOS (Basic Input Output System).BIOS merupakan bagian yang sangat kritis dari suatu sistem operasi, yang berfungsi memberi tahu bagaimana caranya dapat mengakses disk drive.Saat komputer dinyalakan dalam kondisi RAM masih kosong maka instruksi pada ROM BIOS yang digunakan oleh CPU, komputer kemudian baru memindahkan file-file tersebut ke dalam RAM dan menjalankannya.

PENYIMPANAN CADANGAN
a.      Hard Disk, adalah suatu device atau komponen pada komputer yang berfungsi sebagai media penyimpanan data (storage) dan juga termasuk dalam
salah satu memory eksternal dari sebuah komputer.
b.      Disket, ialah media penyimpanan yang terbuat dari piringan magnetik.
c.       CD-ROM adalah drive yang hanya diperuntukkan membaca kepingan cd baik cd-rom, cd-audio,cd mp3, vcd, cd-picture, dsb.baik cd berukuran normal 12cm atau cd mini yang berukuran 8cm.
CDRW adalah drive yang memiliki kemampuan membaca kepingan cd dan juga mampu menulis di kepingan cd blank, kerennya burn.
d.      Magnetic Tape adalah alat penyimpan data untuk berkas besar, yang di akses dan di proses secara sequensial.
e.       Flashdisk adalah alat penyimpan data/file yang berupa NAND. Di dalam perangkat ini, tertanam controller dan memori penyimpan data yang bersifat non – volatile alias tidak akan hilang meskipun tidak terdapat daya listrik